Setetes Embun


image

Waktu berputar begitu cepat. Berlalu meninggalkan kita dengan berbagai macam problema, kekalutan, gelisah, bahagia, galau dan masih banyak lagi tentunya. Jangan katakan zaman semakin tua, tapi kita lah yang semakin renta. Setiap detik, menit dan jam terasa begitu berharga untuk kita lewati begitu saja. Semua berpacu dengan waktu untuk mencapai apa yang di impikan. Entah itu pekerjaan, ilmu pengetahuan, ataupun rutinitas lainnya. Ada yang berlari kencang, ada yang sedang-sedang saja, dan tak sedikit pula yang hanya berlari kecil karena berfikir bahwa semua itu sudah ada Sang Maha Kuasa yang mengaturnya. Ah apa pun itu, biarlah semua orang berjalan dengan cara berfikirnya masing-masing.

(lebih…)

image

Setiap orang itu di lahirkan berbeda-beda, memiliki kelebihan, potensi dan bakat masing-masing, serta corak dan warna tersendiri. Itu lah manusia, dengan berbagai tabiat dan wataknya yang tak selalu sama antara yang satu dengan yang lainnya. Jadi jangan bersedih jika kamu berbeda dengan orang lain. Kamu merupakan sesuatu yang beda dari yang lain, dan tak akan ada yang menyerupaimu dalam catatan kehidupan ini, dan tidak akan pernah ada orang yang menyerupaimu di kemudian hari.

(lebih…)

Sebagai seorang manusia, kadang kita tidak mampu mengendalikan diri ketika marah, sehingga kita melakukan tindakan-tindakan yang akan menimbulkan penyesalan besar. Tulisan ini sengaja saya buat sebagai pengingat bagi diri saya sendiri yang sedang belajar mengendalikan emosi, tanpa bermaksud mengajari ataupun menggurui orang lain. Karena saya bukanlah siapa-siapa yang pantas mengajari orang lain, dan pengetahuan yang saya miliki masih sangat kecil sekali, bahkan lebih kecil dan lebih halus dari sebutir debu.

(lebih…)

Sifat manusia cenderung menyukai pujian dan sanjungan, meskipun pujian dan sanjungan itu palsu. Sebaliknya, kita enggan terhadap kritikan dan nasehat, meski kritikan itu benar adanya. Saya sendiri saja bila dipuji rasanya senang bukan kepalang, pipi memerah, diri rasanya nyaris terbang ke langit. Tapi sekuat tenaga menahannya supaya tetap menginjak bumi. Manusiawi kan…? Hati-hati dengan pujian dan sanjungan, karena itu bisa memunculkan sifat ‘ujub di hati.

(lebih…)

Sahabat adalah keperluan jiwa, yang mesti dipenuhi. Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau tuai dengan penuh rasa terima kasih. Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu. Karena kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa mau kedamaian. (Kahlil Gibran)

Tak ada seorangpun di dunia ini yang mampu hidup tanpa seorang teman. Entah itu teman yang baru saja dikenal, ataupun teman yang sudah dikenal sejak lama. Pada teman kadang kita bertanya, meminta bantuan, bahkan tak jarang kita juga berbagi bersamanya. Mengisi hari-hari bersama teman adalah hal yang sangat menyenangkan.

Tapi seperti halnya hidup, dalam bertemanpun kita kadang akan menemui badai dan kerikil-kerikil kecil yang tajam. Adakalanya teman membuat kesalahan, khilaf atau ada kebiasaan buruk padanya yang tidak kita sukai. Lantas haruskah kita menjauhinya? Jawabnya tentulah tidak.

(lebih…)

“Orang tua adalah sebaik-baik pintu surga, seandainya kamu mau, jagalah pintu itu dan jangan kau sia-siakan.” (HR. Tirmidzi)

Surga. Sebuah tempat yang disediakan oleh Allah SWT untuk membalas amal ibadah dan berbagai kebaikan seorang hamba selama menjalani hidup di dunia. Sebuah tempat yang kenikmatannya tak pernah bisa hadir dalam pikiran manusia. Dan pintunya, digambarkan oleh Rasulullah saw dalam hadits itu, adalah orang tua.

(lebih…)

Suatu pagi, seorang Arab Badui ikut shalat subuh berjamaah. Ketika itu sang imam membaca surah al-Baqarah, padahal saat itu orang Arab Badui itu sedang terburu-buru karena suatu keperluan. Akibatnya ia tidak dapat memenuhi keperluannya tersebut. Pada esok harinya, ia kembali ikut shalat subuh berjamaah. Ketika imam mulai membaca surah al-Fiil, orang Badui tersebut langsung pergi seraya berkata,
     “ini pasti lebih lama lagi! Bukankah al-Fiil (gajah) lebih besar dari al-Baqarah (sapi)..!!???

(lebih…)

Laman Berikutnya »