Uda lama sekali rasanya gak naik angkot. Kapan terakhir kali naik angkot pun aku uda lupa. Biasanya kalo mau pergi kemana-mana aku selalu jalan kaki. Biar sehat plus hemat gitu heheee…

Kemarin karena satu hal yang penting dan mendesak, ku paksain diri untuk naik angkot, padahal hari sudah hampir maghrib. Menembus hujan yang sejak siang gak mau berhenti. Dengan modal nekat dan basmallah, akhirnya aku duduk juga di dalam angkot.

Penumpang didalamnya gak banyak. Hanya ada 4 anak sekolah yang semuanya laki-laki, dan 1 lelaki paruh baya yang kayaknya pedagang sepatu keliling. Lalu aku. Hhmmm…serem juga. Masalahnya aku satu-satunya penumpang perempuan.

Persis didepanku duduk 2 anak sekolah, yang satu masih SMP, dan satunya SMA. Sejak aku naik, mereka gak berhenti bicara. Sepertinya mereka akrab sekali. Dan penumpang yang lain termasuk aku hanya diam membisu.

Awalnya mereka hanya ngobrolin hal-hal kecil. Lalu merembet ke obrolan tentang facebook, tentang status-status mereka, dan foto-foto yang mereka upload. Itu hanya obrolan biasa yang lantas lalu begitu saja seperti angin.

Tapi tiba-tiba aku kaget, waktu si anak SMP nanya sama si anak SMA.
“Mana laptop yang kamu curi kemarin..??”

Si anak SMA balik nanya dan pura-pura bodoh.
“Laptop yang mana..??”

“Laptop yang kamu curi dan kamu buka di kebun sawit..”
Jawab si anak SMP

Tanpa merasa berdosa si anak SMA langsung menjawab…
“Uda aku jual, buat modal kawin…”

Spontan aku langsung melirik ke arah mereka berdua. Dan sekali lagi tanpa merasa berdosa mereka tersenyum ke arahku.

EDAN….