Senja kemarin…
Ku tapaki satu demi satu
sudut kotaku yang ramah
Tiap jengkalnya memberi cerita
Mengisahkan kisah yang lama terlupa

Di bawah temaram lampu kota
Di sebuah bangku kayu yang tlah tua
Ku coba mengenang kisah kita
Kisah yang ada namun tak lama

Dulu…
Disini…
Kita pernah bercengkrama
Ya…
Hanya bercengkrama
Bercanda, tertawa dan bercerita
Tak ada rasa cinta
Hanya rasa sayang sesama manusia
Karena aku manusia
Kau juga manusia…

Setelah lama berlalu…
Waktu memaksa kita untuk melupakan itu
Bayangmu sirna tak berbekas
Kisah kita hanyut bersama derasnya banjir kota
Lalu kosong, sepi dan tak berenergi

Tapi senja kemarin…
Semangatku datang lagi
Di bangku tua ini…
Ada terukir nama kita
Berbingkai lukisan edelweiss
yang kau suka

Dan akhirnya aku fahami…
Kau sengaja membuatku mengerti
Bahwa kau pernah hadir disini
Mengenangku…
Seperti aku mengenangmu kemarin