Hadirmu gelakkan tawa
Baitkan syair berirama canda
Katamu laksana semilir
Tiupkan asa kala senja berganti wajah
Bak mendung terusir bayu
Tawamu tepiskan luka yang pernah lalu

Aku tak sebenar tau muasal tawa
Kau saji tiap saat kita bersua
Kini tawamu bukan lagi sekedar tawa
Sebab tawamu, tawa kita
Mampu menjelma tawa
Yang menertawai tawa-tawa mereka