image

“Wajah tanpa jerawat…ibarat langit tanpa bintang”

Itu lah slogan yang selalu aku banggakan waktu masih duduk di bangku SMP. Munculnya jerawat bukanlah hal yang menakutkan, melainkan menjadi suatu kebanggaan buatku. Dengan wajah yang sudah mulai di tumbuhi jerawat, aku merasa sudah dewasa, dan bukan anak kecil lagi. Setidaknya itulah yang sering dikatakan kakakku saat dia menolak mengajakku bermain dengan alasan aku masih kecil dan tidak boleh ikut orang dewasa.

Tapi seiring berjalannya waktu, lama-lama aku menyadari bahwa jerawat itu menyebalkan dan sangat mengganggu penampilan. Dengan berbagai cara ku coba untuk mengusir jerawat yang kadang suka muncul di jidat, di pipi, bahkan kadang tumbuh di dalam hidung, dari obat-obatan apotik, sampai gonta ganti kosmetika. Semua demi memusnahkan si Miss jerawat yang suka usil dan menyakitkan.

Tapi akhirnya ku temukan obat yang paling manjur, tidak jauh-jauh, ada di halaman belakang rumahku. Ternyata terung kuning yang sering di pake buat lalapan plus sambel terasi, bukan hanya ampuh untuk penambah nafsu makan, tapi juga ampuh untuk membasmi jerawat yang sok kecakepan.

Caranya mudah, cukup ambil satu buah terung kuning yang matang, cuci bersih dan iris tipis-tipis. Gunanakan irisan terung untuk mengompres jerawat kurang lebih 15 menit. Bilas dan keringkan. Lakukan secara rutin, maka jerawat akan kabur tanpa meninggalkan bekas. Untuk menghindari jerawat muncul kembali, rajinlah membersihkan wajah, gunakan sabun wajah ataupun facial foam untuk mengangkat sel-sel kulit mati dan sisa-sisa kosmetika yang tertinggal.

Sekarang slogan sudah berganti, semenjak kurasakan jerawat sangat menyiksa dan menakutkan. Jerawat bukan lagi seperti bintang, melainkan seperti jelangkung yang datang tak di jemput dan pulang harus ditendang.