Tidak di sangkal lagi bahwa ketenangan, ketentraman, kedamaian dan kesejahteraan dalam mengarungi hidup merupakan dambaan setiap orang. Namun dalam fenomena keseharian, acapkali kita menyaksikan orang yang makmur hidupnya, akan tetapi hari-harinya di penuhi rasa pilu dan keluh kesah yang tiada henti. Ada perasaan hampa di balik taman indah yang menghiasi rumah-rumah yang menjulang tinggi ke angkasa nan megah. Ada yang merasa kesepian di antara ramainya hiruk pikuk manusia yang sedang mengais rizki. Ada serpihan kepedihan yang mengusik hati di antara hingar bingarnya lantunan musik yang bertalu-talu.

Buku ini merupakan salah satu karya Dr. ‘Aidh Abdullah Al-Qarni yang sangat bernilai, sarat dengan nasehat yang mengajak kita untuk berbenah diri dan menjadikan kita lebih optimis dalam mengarungi kehidupan di alam yang fana ini, dan di sampaikan dengan bahasa yang menyentuh.

Bagiku sendiri, buku setebal 461 halaman ini, memberikan aku banyak motivasi.

“Kalau bukan karena ada banyak orang di sekitarku yang menangisi saudara-saudaranya, tentu aku sudah membunuh diriku sendiri…”

Kalimat di atas adalah salah satu penggalan syair dalam buku ini yang membuat aku selalu menjadi orang yang lebih kuat. Karena di luar sana masih banyak orang yang lebih merana di bandingkan aku. Dari buku ini, aku belajar banyak tentang hidup, dan berusaha tidak takut, karena aku tidak sendiri. Ada Dia Sang Maha Pengasih yang selalu ada di sisiku.